FORKOWAS.com – Banjir dan longsor yang terjadi di Desa Cikeruh, Kec. Jatinangor Kab. Sumedang, setidaknya terdapat 3 gardu yang belum dioperasikan.

Hal itu, dilakukan demi keselamatan warga terdampak banjir.

Manager PLN UP3 Sumedang, Wahyu Ahadi Rouzi mengingatkan masyarakat untuk mengungsi ke tempat yang aman dan tidak lupa untuk mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB).

Termasuk, mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung ke stop kontak, dan segera menghubungi contact center 123 atau unit layanan PLN terdekat untuk memadamkan daerah yang terdampak banjir.

“Total gardu yang paling banyak dipadamkan adalah di Wilayah Sumedang 3 gardu yang meliputi wilayah Desa Cikeruh, Desa Sayang dan saat ini PLN Sumedang menyiagakan 40 petugas dan 10 kendaraan operasional untuk mengamankan lokasi,” ucapnya Sabtu 9 Januari 2021.

Setelah banjir surut, warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 untuk dinyalakan kembali.

“Pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering, PLN akan memastikan semua jaringan distribusi aman untuk dapat dioperasikan kembali untuk menyalurkan listrik ke lokasi pelanggan,” katanya. ***

 

Artikel Asli
generated by : www.jatinangor.id